Larangan Judi Dalam Berbagai Agama Di Indonesia Termasuk Larangan Judi Slot Online

Judi Slot Online 21NAGAJudi merupakan permainan yang dimaksud untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat, dengan cara menggandakan uang yang sebelumnya digunakan untuk bermain. Namun, permainan ini memiliki hasil yang tidak terduga, sehingga pemain hanya bisa menebak-nebak apakah ia akan menang dengan mendapatkan banyak uang, atau kalah dan menghabiskan uang yang ia miliki.

Indonesia sendiri secara jelas melarang adanya perjudian di negaranya, baik perjudian yang dilakukan secara tradisional maupun Judi Slot Online yang menggunakan cara modern untuk memainkannya. Hal tersebut juga di dukung oleh Islam, sebagai agama mayoritas di Indonesia. Berbagai hadits dan ayat al-Quran sebagai pedoman umat muslim, secara gamblang melarang berbagai praktek perjudian.

 Bagaikan gayung bersambut, sebenarnya agama lain di Indonesia, seperti Kristen, Katholik, Hindu maupun Budha juga melarang perbuatan ini. Larangan judi dalam berbagai agama ini hampir sama, yakni melarang segala praktek judi yang merugikan penganut agamanya. Untuk penjelasan yang lebih lengkap dari masing-masing agama, berikut pandangan mereka terhadap permainan judi.

 

Agama Kristen

Secara tersurat, tidak ada kata judi yang ditemukan dalam kitab sucinya, namun secara tersirat, ditemukan kalimat mengenai undian dan hukuman yang menyertainya. Awalnya undian memang tidak dilarang, sebab banyak penganut agama Kristen dari masa lalu yang menyertainya. Namun, kemudian, agar mendapatkan berkah yang baik dari Tuhan, seharusnya sebagai umat-Nya, manusia bekerja dengan baik dan tidak mengandalkan undian saja.

Bekerja dan mendapatkan uang secara bersih dengan cara yang baik, menjadi acuan dalam hidup umat Kristen, seperti yang tertulis di kitabnya, bahwa lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, daripada penghasilan banyak tanpa keadilan yang bisa ditemukan dalam Amsal 16:8. Sehingga, bisa disimpulkan, bahwa larangan judi online dalam berbagai agama juga diyakini oleh umat Kristen.

 

Agama Hindu

Dalam Sloka 223 milik umat Hindu, disebutkan bahwa perjudian telah dilarang. Dalam kitab tersebut, dibedakan antara perjudian dan pertaruhan. Apabila objek yang digunakan tidak memiliki jiwa disebut perjudian, sedangkan jika merupakan makhluk yang bernyawa disebut pertrauhan, dan keduanya harus dihindari oleh umat Hindu. Dilanjutkan dalam Sloka 222, 227 dan 228, bahw perjudian mengakibatkan pencurian, kejahatan dan permusuhan.

Para penjudi, bersama dengan golongan peminum minuman keras, digolongkan sebagai sramana kota atau pencuri tersamar yang menganggu ketentraman hidup manusia di sekitarnya. Apabila seseorang penjudi ataupun yang bermain judi online mengalami kekalahan, maka ia telah membangitkan nafsu, keserahakan, iri dengki, kesombongan dan kemarahan, yang mana aspek tersebut harus di hindari dalam agama Hindu.

 

Agama Budha

Dalam agama Budha, larangan judi dalam berbagai agama juga turut disepakati. Dalam konsep judi yang digunakan agama Budha, ia ditulis bersaman dengan dampak negatifnya dalam kitab Sutta Pitaka. Bahwa mereka yang menag dalam berjudi akan merendahkan pihak yang kalah, yang kalah akan bersedih, kehilangan harta, dipandang rendah oleh masyarakat dan kata-katanya tidak akan dipercayai dalam pengadilan.

Salah satu konsep yang diajarkan oleh Budha adalah konsep perbuatan yang harus dihindari oleh pengikutnya, sebab akan merusak diri. Terdapat tiga konsep, yakni cacat perilaku, dorongan melakukan kejahatan, serta perbuatan yang akan menghabiskan harta benda. Judi masuk dalam konsep terakhir, bersama dengan minum minuman keras, bergaul dengan wanita penghibur dan menghabiskan waktu dengan teman yang tidak berguna.

 

Agama Islam

Sama seperti agama lain, Islam juga melarang berbagai praktek perjudian termasuk judi online. Dalam surat al-Maidah ayat 10, dijelaskan bahwa terdapat perbuatan yang harus di hindari oleh umat muslim, sebab termasuk dalam perbuatan syetan, diantaranya adalah minum minuman keras, berjudi, mengundi nasib dan menyembah berhala.

Judi sendiri disejajarkan dengan perbuatan tersebut, sebab judi, baik secara langsung maupun tidak akan menimbulkan permusuhan antar umat dan melalaikan ibadah kepada Tuhan. Selain ayat al-Quran, beberapa hadits Nabi juga melarang pebuatan ini, sehingga bisa disimpulkan bahwa Islam melarang berbagai praktek judi.

 

Larangan judi dalam berbagai agama jelas terdapat dalam representasi perilaku dan kitab yang di jadikan pegangan oleh pengikutnya. Sebagai umat yang menjalankan perintah Tuhan dengan baik dan warga negara Indonesia yang taat, tentunya meninggalkan perbuatan dan praktek judi termasuk judi online merupakan pilihan yang bijak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *